Bimomartani – Kamis, 28/03 Kalurahan Bimomartani mengadakan acara Pembinaan BKB .Pertemuan ini dilaksanakan mulai pukul 08.30 – 11.00 WIB di Pendopo Kalurahan Bimomartani dan dihadiri oleh Lurah,Kamituwa,staf,PLKB Ngemplak, dan 30 orang anggota PIK R dari 12 padukuhan. Tujuan diadakan pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas Remaja serta pemahaman tentang pentingnya PIK R.
Acara dibuka dengan sambutan Kamituwa Bimomartani.Harapan Kamituwa setelah diadakan pembinaan ini Remaja Bimomartani dapat menjaga diri dan tidak terlibat kedalam tindakan kriminal ( Klitih ) yang sedang marak.
Dilanjutkan Narasumber dari PLKB Kapanewon Ngemplak dan dari Kapolres Sleman.
Mencegah konflik atau pertikaian antara anggota masyarakat pedesaan (klitih) juga dapat menjadi salah satu tujuan diadakannya acara di institusi masyarakat pedesaan. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah klitih:
1. **Pendidikan tentang Toleransi dan Keterbukaan**: Mengadakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya toleransi, keterbukaan, dan penghargaan terhadap perbedaan antarindividu dan kelompok dalam masyarakat.
2. **Pembangunan Komunikasi yang Efektif**: Memfasilitasi dialog terbuka antara berbagai pihak yang berpotensi terlibat dalam konflik. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi perbedaan, mencari solusi yang dapat diterima bersama, dan membangun kepercayaan antarpihak.
3. **Pengembangan Keterampilan Manajemen Konflik**: Melakukan pelatihan atau workshop tentang keterampilan manajemen konflik, termasuk cara berkomunikasi dengan baik, pemecahan masalah, negosiasi, dan mediasi.
4. **Promosi Kerja Sama**: Mengadakan kegiatan atau proyek yang melibatkan kerja sama antara berbagai kelompok atau individu di masyarakat pedesaan. Ini dapat membantu membangun hubungan yang lebih baik antarwarga dan mengurangi potensi konflik.
5. **Penghargaan atas Kebudayaan dan Identitas Lokal**: Memperkuat rasa identitas dan kebanggaan terhadap budaya dan tradisi lokal dapat membantu meredakan ketegangan antarindividu atau kelompok yang mungkin timbul akibat perbedaan budaya atau kepercayaan.
6. **Penegakan Hukum yang Adil dan Transparan**: Menegakkan aturan dan hukum secara adil dan transparan dapat membantu mencegah terjadinya konflik dengan memberikan rasa keadilan kepada semua pihak yang terlibat.
